Musrenbang Kecamatan Perhentian Raja, Kepala Desa Diminta Berlomba Dapatkan APBD Provinsi Riau dan APBN

Midas
290 view
Musrenbang Kecamatan Perhentian Raja, Kepala Desa Diminta Berlomba Dapatkan APBD Provinsi Riau dan APBN

PERHENTIAN RAJA, datariau.com - Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Admistrasi Umum Syamsul Bahri membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrembangcam) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar di aula Kantor Camat Perhentian Raja, Jumat (26/2/2021).

Diawali dengan sambutan Camat Drs Amiruddin yang menyampaikan bahwa Kecamatan Perhentian Raja yang terdiri dari lima desa, telah melaksanakan setiap alur mulai dari musrembangdus sampai ke tingkat kecamatan. Semua aspirasi itu nantinya ada yang tertampung dan tentunya ada yang tidak masuk.

"Harapan kami pada acara hari ini ada keterangan resmi dari pemerintah kenapa ada yang tidak tertampung. Agar masyarakat melalui masing-masing kepala desanya bisa paham kenapa sampai tidak tertampung. Dan apa yang menjadi usulan dari desa hendaknya harus sejalan dengan program pemerintah," harap Camat.



Baca juga: Kapolsek Perhentian Raja Ikut Makamkan Jenazah Korban Kecelakaan Lalulintas


Anggota DPRD Kampar Iib Nursaleh dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun, namun harus tetap ada evaluasi dari masyarakat. Dan itu semua tidak boleh lepas dari aturan yang ditetapkan pemerintah dan harus bisa menyesuaikan refocusing anggaran selama Pandemi Covid-19.

"Masukkanlah usulan-usulan dari masyarakat dan yang tidak tertampung di musrembangcam ini. Nantinya kami selaku Anggota DPRD Kampar akan berusaha bantu melalui aplikasi yang nantinya bisa dimasukkan dan direalisasikan melalui dana pokir DPRD. Namun itu semua harus melalui tahap seleksi dan validasi juga menakanisme khusus," ujar pria yang memasuki periode kedua sebagai wakil rakyat di legislatif Kampar ini.



Baca juga: Musrenbang Kecamatan Kampar Kiri Hulu Rangkum Pembangunan Prioritas Tahun 2022


Asisten III Syamsul Bahri dalam sambutannya menyampaikan, sebagian besar pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kampar bersumber dari usulan masyarakat melalui musrembang.

"Semua usulan yang masuk dan dibahas pada musrembangcam ini nantinya akan dibahas dan disesuaikan dengan keuangan daerah. Dalam musrembangcam ini juga dibahas pembangunan mana yang usulan prioritas yang akan dibawa ke Kabupaten, dan mana usulan yang ditinggalkan di desa yang nantinya akan dikerjakan oleh pemerintahan desa yang bersumber dari APBDES. Dan juga kami berharap pro aktif perusahaan tempatan agar menyalurkan dana CSR di wilayah kerja perusahaan tersebut," terangnya.

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com