Miris, Sopir Angkot Tega Cabuli Anak yang Kabur dari Rumah

Karina
27 view
Foto: ayojakarta.com
Ilustrasi seorang anak yang ketakutan.

DATARIAU.COM - Seorang sopir angkot di Kota Padang Sumatera Barat diduga tega mencabuli anak dibawah umur yang kabur meninggalkan rumah orangtuanya. Pelaku berinisial IS berusia 38 tahun dan korban berinisial AS.

"Kejadian bermula saat korban duduk di jembatan di kawasan Lubuk Begalung pada, Selasa (13/10/2020) malam hari.

Kemudian korban menceritakan kepada pelaku kalau dirinya takut pulang karena ada masalah di rumahnya," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Rico Fernanda yang dihubungi melalui telepon, Sabtu (17/10/2020).

Kemudian pelaku mengajak korban untuk pulang. Kemudian pelaku merayu-rayu sampai akhirnya meraba-raba korban di atas angkotnya.

"Kemudian korban dibawa pulang ke rumah pelaku untuk menginap dan besok paginya korban diantarkan pulang ke rumahnya," sebutnya.

Orangtua korban menanyakan apa yang terjadi antara korban dengan pelaku. "Korban mengaku kepada orang tuanya sudah dicabuli oleh pelaku," paparnya.

Tidak terima dengan perlakuan pencabulan kepada anaknya, orangtua korban melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.

"Pelaku kami tangkap pada hari Rabu (14/10/2020). Kami akan melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap korban. Kami juga mengamankan barang bukti berupa satu helai jaket parasut, satu helai baju tidur, satu helai mini set dan satu helai celana dalam," paparnya.

Dikutip dari tribunnews.com, Sabtu (17/10/2020), sopir angkot yang mencabuli seorang anak di Kota Padang, Sumatera Barat, ternyata sempat menerima uang dari orangtua korban.

Orangtua korban memberikan uang sebagai bentuk terima kasih karena telah memulangkan anak yang coba lari dari rumah.

"Orangtua korban memberikan uang sebesar Rp 200 ribu kepada pelaku sebagai rasa ucapan terima kasih," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang Rico Fernanda yang dihubungi, Sabtu (17/10/2020).

Dikutip dari sumbar.inews.id, Sabtu (17/10/2020), Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan pelaku ditangkap di daerah Pengambiran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar. Dia ditangkap usai polisi mendapat laporan dari korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku merupakan residivis kasus pencurian. Dia juga mengaku nekat melakukan cabul karena jauh dari istrinya.

"Jauh dari istri pak," kata Alex.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 Ayat 1 Jo 76 e UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(*)

Sumber
: https://regional.kompas.com/read/2020/10/17/14345341/kabur-dari-rumah-anak-dibawah-umur-dicabuli-sopir-angkot
loading...