Memastikan Logistik Pilkada Sampai ke Tujuan, Bupati Alfedri Minta Laporan Ketua KPU Siak

Hermansyah
150 view
Memastikan Logistik Pilkada Sampai ke Tujuan, Bupati Alfedri Minta Laporan Ketua KPU Siak
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat menemui Ketua KPUD Siak Ahmad Rizal SH.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi berharap agar informasi Pilkada dan penyaluran logistik dapat berjalan dengan lancar. Hal ini disampaikannya saat pembukaan rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Siak Tahun 2020 pada Senin (7/12/2020).

"Tentunya telah dilakukan validasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan jumlah 267.640 pemilih, dengan 994 TPS diseluruh Kabupaten Siak," ucapnya.

Selanjutnya, logistik Pilkada seperti surat suara, kotak suara, bilik suara tinta dan lain sebagainya sedang pada tahapan pengiriman ke kecamatan dan kelurahan/kampung, menjelang hari H harus sudah sampai ke PPS Kampung/Kelurahan.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi juga meminta kepada jajarannya agar memantau dan mengikuti penyelenggaraan Pilkada ini, baik dalam pendistribusian logistik, dan wajib membantu jika ada kendala.

"Pemda wajib mendukung penyelenggaraan Pilkada ini, agar berjalan dengan lancar dan sukses, seperti dukungan personil atau SDM termasuk transportasi," ujarnya.

Alfedri mengajak kepada seluruh Camat agar terus berkoordinasi dengan PPK di kecamatan masing masing, baik mengingatkan Lurah dan Penghulu agar berkoordinasi dengan seluruh PPS.

Sementara itu, Ketua KPU Siak Ahmad Rizal SH menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan tahapan kampanye dengan baik, termasuk dalam pendistribusian logistik Pemilu.

Pada tanggal 5 Desember 2020 di kirim ke Kecamatan Tualang, Kandis dan Sungai Apit. Dan pada tanggal 6 Desember di Kecamatan Minas, Sungai Mandau, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Koto Gasib dan Dayun.

Kemudian pada tanggal 7 Desember 2020 dilanjutkan ke Kecamatan Siak, Pusako, Sabak Auh, Mempura dan Bungaraya.

"Alhamdulillah, kami telah melalukan pendistribusian logistik pemilu, dan hari ini yang terakhir. Untuk Kecamatan Siak, Pusako, Sabak Auh, Mempura dan Bungaraya," jelasnya.

Ahmad Rizal menjelaskan, untuk logistik pemilu pada KPU Siak tidak ada melaksanakan lelang, pelelangan hanya dari KPU RI dan KPU Provinsi.

Kemudian dia juga melaporkan tahapan laporan dan audit dana kampanye. Laporan dana kampanye ini diserahkan pada hari ini ke Kantor Akuntan Publik (KAP).

Masa audit dana kampanye di mulai tanggal 7-21 Desember 2020. Dalam penyampaian KAP ke KPU Provinsi Riau itu pada 22 Desember 2020. Kemudian penyampaian KPU ke paslon pada tanggal 23-25 Desember 2020.

Selanjutnya KPUD Siak akan mengumumkan hasil audit pada tanggal 23-25 Desember 2020. Terkait masalah pemeriksaan ini di mulai dari petugas KPU, PPK, PPS, KPPS selanjutnya kepada petugas pengamanan TPS semua dilakukan rapid test.

Namun terdapat beberapa kendala seperti di Kecamatan Minas dan Tualang. Hasil rapid test itu terbanyak kasus reaktif yakni di Kecamatan Tualang.

"Kendalanya, KPU RI tidak menganggarkan biaya untuk pemeriksaan swab. Namun setelah berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan, Alhamdulillah 146 orang dapat di swab," ujarnya.

Bahkan kata Ahmad Rizal, Dr Tonny juga mengerahkan sebanyak tiga tempat, yaitu Puskesmas Tualang, Puskesmas Perawang maupun Rumah Sakit Tipe D.

Melalui Surat Dinas dari KPU RI pada 4 Desember 2020, TPS dapat melakukan pemungutan suara apabila dan minimal 5 orang petugas KPPS. Jika kurang dari 5 orang, maka PPS Desa/Kelurahan dapat mengambil alih petugas KPPS tetangga yang berlebih.

"Jadi, petugas yang dinyatakan reaktif atau positif, dan yang bersangkutan tidak dapat bertugas lalu dilakukan pemberhentian oleh PPS," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com