LLMB Bagan Sinembah Hadiri Silahturami LAMR Kawasan, Ini yang Disampaikan Oleh Pengurus

Samsul
52 view
LLMB  Bagan Sinembah Hadiri  Silahturami LAMR Kawasan,  Ini yang Disampaikan Oleh Pengurus

BAGANSINEMBAH, datariau.com - Pengurus dan Anggota Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir menghadiri acara rutin silahturami Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kawasan Bagan Sinembah, Ahad kemarin.

Ketua LLMB Kecamatan Bagan Sinembah Deni Indrawan yang diwakili oleh Datuk Bendahara Muhammad Syahren alias Aen mengatakan, sebelumnya dia menjelaskan, bahwa ketua dan wakil tidak bisa hadir diacara ini. Karena ada urusan penting di Pekanbaru.

"Maka dari itu, saya selaku Bendahara LLMB Bagan Sinembah akan menyampaikan beberapa hal kepada para datuk-datuk tertua kami yang hadir disini. Perlu kami perjelaskan, sebelumnya kami anak muda Melayu di Bagan Sinembah pernah duduk bersama, apa yang harus kita buat generasi penerus ini tidak lagi malu dan tidak lagi gensi menyandang nama melayu atau untuk menyebutkan jati dirinya kalau dia keturunan melayu," kata Datuk Bendahara Muhammad Syahren alias Aen.

Kemudian, jelas Aen yang akrap disapa, waktu itu kawan-kawan mulai sepakat, mulai dari Basira, Balai jaya dan Bagan Sinembah.

"Ayoklah kita bagaimana kita bersilaturahmi ke sesepuh dan orang tua kita, mari sempatkan diri kita bersilaturami, apa yang harus kita buat kedepanya untuk marwah melayu ini, terutama bagi kami yang masih muda," katanya.


Selanjutnya, seiring berjalanya waktu terbentuklah kesepakatan tersebut. Tak lama kemudian, masuk masa Pilkada 2020 dan Pedemi Covid-19.

"Kemudian setelah berjalan, kami dapat cerita lagi, dapat informasi dari Ustad Said itu ada mandat namanya Laskar Melayu Bersatu. Kita rembuk lagi, jadi bukan tunjuk langsung kita ambil. Tapi tujuan kita tetap bagaimana kedepanya generasi melayu ini betul bisa tau kalau dia ini melayu dan ini tanah melayu dia rumah tanah melayu sendiri, jadi esistensi itu yang perlu di jaga," papar Aen.

Menurut Aen, jadi tidak ada mempermasalahkan awalnya, apapun bentuk media dan wadah itu hanya pelekat, tapi pada intinya bagaimana melayu ini kedepan tetap harmonis dan terjaga.

"Kita yakin melayu itu berdaulat dan melayu itu bertauhid, kemudian dari situlah kita mempelajari kita selusuri. Kami yang muda ini mau bangkit dan membawa nama melayu buka berati melupakan para orang tua kami, bahkan kami minta tunjuk ajarnya, agar kami tak salah jalan kedepanya," ujarnya.

"Kami sepakat di ambil LLMB dengan edukasi proses pembelajaran organisasi yang benar, kita adakan muswarah segala macam. Kedepan tidak kita tinggalkan temu ramah sesama datuk orang-orang tua kita, tuan guru kita alim ulama kita insa allah setelah SK keluar minta tunjuk ajar kedepanya apa yang harus kita buat. Yang penting kita bisa menjaga nama marwah melayu," pungkas (sam)

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com