KPK Bagan Batu Kota Butuh Perhatian Pemerintah

Samsul
79 view
KPK Bagan Batu Kota Butuh Perhatian Pemerintah
Juru Kunci TPU Muslim Pajak Lama, Pairin dan Apri Susanto saat di TPU Muslim usai membersihkan makam.

BAGAN BATU, datariau.com - Kelompok Penggali Kubur ( KPK) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Pajak Lama Kelurahan Bagan Batu kota, Kecamatan Bagan Sinembah berharap perhatian penuh kepada pemerintah setempat.

Hal tersebut di sampaikan Juru kunci Makam, Apri Susanto dan Pairin kepada awak media di TPU Muslim Pajak Lama Bagan Batu Kota, Jumat (9/4/2021) kemarin.

"Kami berharap pemerintah setempat bisa memperhatikan kami selaku pengurus KPK di TPU Muslim pajak lama ini," ucap Apri Susanto dan Pairin.

Disampaikan Apri dan Pairin, Sebagai pengurus makam tugasnya bukan hanya bertanggungjawab penuh terhadap juru kunci atau penggali kubur disaat orang meninggal, tetapi juga menjaga TPU ini agar tetap bersih dan nyaman disaat masyarakat melakukan ziarah kubur.

"Semua rumput disini kami bersihkan agar makam jadi terang benderang sehingga orang saat berziarah jadi nyaman," kata Apri.

Akan tetapi, kata apri, Pembersihan rumput itu dilakukan setahun sekali menjelang puasa Ramadhan. Hal tersebut akibat kendala biaya untuk beli racun, peralatan dan akomodasi lainnya.

"Setiap tahun jelang puasa, terpaksa kami minta- minta ke warga dengan se Ikhlasnya untuk biaya pembersihan makam ini," ungkap Apri

Apri menjelaskan, agar TPU ini tetap bersih dan terang maka harus dilakukan penyemprotan dan pembersihan minimal 3 bulan sekali. Oleh karenanya ia berharap pemerintah kelurahan bisa menganggarkan untuk biaya operasional TPU ini, sehingga Dirinya tidak lagi meminta- minta ke warga masyarakat.

"Jujur saya malu minta- minta ke warga gini, kadang ada yang ngasih ada yang gak, sebab sebagian tidak ada keluarganya yang di makamkam disini," lirihnya dan berharap pemerintah agar bisa menganggarkan.

Apri menambahkan, TPU Muslim ini persis berada di antara Jalan Gereja dan Gang Al Ikhlas yang diperuntukkan masyarakat muslim di Sukatani,Pajak Lama dan Jalan Kolam dengan luas kurang lebih setengah hektar dan saat ini sudah separuh yang terisi.

"Kami berharap pemerintah, para tokoh masyarakat dan pemuka agama kiranya juga untuk dapat segera mempersiapkan TPU lagi untuk kedepannya," pungkas Apri.( Sela).

Penulis
: Sela
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com