Konferensi Press Para Sindikat Pembobol Sekolah di Siak Berhasil Dibekuk Polisi

Hermansyah
137 view
Konferensi Press Para Sindikat Pembobol Sekolah di Siak Berhasil Dibekuk Polisi
Para pelaku sindikat pembobol sekolah di Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Enam orang pelaku sindikat komplotan pembobol sekolah di Kabupaten Siak wilayah hukum Polres Siak, berhasil diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Koto Gasib, setidaknya para pelaku telah membobol sebanyak 5 sekolah di Kabupaten Siak saat ini.

Dimana 5 sekolah yang berhasil di bobol para sindikatnya ini diantaranya, SMPN 1 Sungai Mandau, SDN 10 Minas, SMPN 7 Kerinci Kanan, SMAN 1 Pusako dan SMAN 1 Mempura dengan total kerugian secara keseluruhanya Rp312 juta lebih.

Kerugian dari masing masing sekolah tersebut bervariasi ada yang mengalami kerugian sebesar Rp20 juta, Rp46 juta, Rp137 juta, Rp15,7 juta dan Rp92 juta.

"Enam pelaku masing masing berinisial HW (30) merupakan penadah, sedangkan inisial TA (35), IP (32), PY (33), Ir (31) serta IE (32), dan satu orang masih DPO berperan sebagai pelaku yang menjalani aksi pencurian tersebut," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya SIK saat konferensi pers pada Rabu (21/10/20) di Mapolres Siak.

Dimana para pelaku melancarkan aksinya, saat sekolah sedang sepi dan sedang tidak dijaga, kemudian berhasil mengambil barang barang seperti, speaker wireles, printer, infokus, handphone, tablet, keyboard, komputer, CPU dan lainnya.

"Pelaku ini kita tangkap secara bertahap, tiga pelaku kita tangkap di Taluk Kuantan, dan tiga pelaku lagi ditangkap di Rumbai Pekanbaru. Dimana semua pelaku bukan merupakan warga Kabupaten Siak," jelas Kapolres Siak.

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya SIK menjelaskan, suatu pembelajaran bagi semua, terutama bagi pihak sekolah, sebab aksi ini dikarenakan tidak ada penjagaan atau pengamanan dari pihak sekolah.

"Artinya, ini pembelajaran bagi kita, satu tindak pidana itu belum tentu orang di sekitar, dan belum tentu orang yang tahu lingkungan, tetapi pasti sudah melakukan rencana terlebih dahulu terhadap calon korban, buktinya semua pelaku tidak berasal dari Siak, namun dapat membobol sekolah di Kabupaten Siak," tukasnya.

Kapolres Siak menjelaskan, pelaku ini melakukan aksinya dalam rentang waktu bulan Agustus-September. Namun tidak dipungkiri para pelaku melakukan aksinya, lebih dari keterangan yang disampaikannya.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak Aritonang menyebutkan, belum dapat dipastikan apakah sindikat ini pernah melakukan aksi serupa di wilayah kabupaten/kota lain.

Namun tidak menutup kemungkin, bisa saja terjadi, sebab saat diamankan tiga pelaku berada di Taluk Kuantan, dan diduga (kemungkinan) hendak melakukan aksinya di wilayah tersebut.

"Para pelaku dapat dikenakan pasal 363 ayat (1) ke-3, 4, 5 dan ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara atau kurungan 9 tahun, dan pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tandasnya.(rls)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com