Istana Peraduan Menjadi Daya Tarik Wisata Baru di Siak

Hermansyah
185 view
Istana Peraduan Menjadi Daya Tarik Wisata Baru di Siak
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat meninjau Istana Peraduan Sultan Syarif Kasim II.

SIAK, datariau.com - Istana Peraduan merupakan situs cagar budaya yang amat berharga dan erat kaitannya dengan sejarah kesultanan Siak dan berarti dalam sejarah mendukung perjuangan bangsa.

Istana peraduan ini menjadi tempat peristirahatan Sultan Siak yakni, Sultan Syarif Kasim II merupakan bagian dari Istana Kesultanan Siak Sri Indrapura.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada perusahaan PT. RAPP yang telah membangun cagar budaya nasional menjadi mewah dan megah.

Namun tetap menjaga bentuk aslinya Istana tempat Raja Sultan Syarif Kasim II bersama keluarga untuk berkumpul dan istirahat.

"Pemugaran Istana Peraduan yang dilakukan pihak PT. RAPP sangat mewah dan megah, namun tetap mempertahan aslinya dan sangat baik," ucap Alfedri, Senin (12/4/2021).

Serah terima pemugaran Istana Peraduan dari PT. RAPP kepada Pemkab Siak yang berlangsung di ruang Pucuk Rebung, Alfedri menyebutkan, kawasan Istana Siak telah dijadikan sebagai kawasan budaya dan kota Siak telah masuk sebagai Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Dikatakan Direktur PT. RAPP Muhammad Ali Shabri sebelumnya mengatakan, pemugaran bangunan bersejarah ini menghabiskan anggaran sebesar Rp3,2 miliar. Meliputi 6 ruangan, yakni terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, diorama, kamar tidur utama, ruang makan keluarga dan ruangan pembatas.

Dia menjelaskan, dimana pekerjaan ini dimulai pada akhir bulan Oktober 2018 lalu dan rampung pada 9 Januari 2020 lalu.

"Dalam pekerjaan selain melakukan rekonstruksi, juga revitalisasi dalam mengembalikan bentuk asli peninggalan bersejarah dari Sultan Siak, dengan menata kembali interior dan eksterior Istana serta melengkapi furniture yang ada di dalam Istana Peraduan," ucapnya.

Ali Shabri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Siak dan Cagar Budaya Istana Siak yang telah memberi kepercayaan kepada PT. RAPP untuk melaksanakan proyek pemugaran Istana Peraduan ini.

Tentunya ucapan terima kasih ini ditujukan kepada seluruh pihak, khususnya Pemda Siak serta pemangku kepentingan telah mendukung dan bekerjasama hingga proyek pemugaran ini dapat terlaksana dengan baik.

"Semoga ini menjadi daya tarik baru bagi wisata di Siak," jelasnya.

Istana Peraduan yang sudah selesai dipugarkan ini, sebut Ali Shabri, dapat dilindungi dan dijaga keberadaannya sehingga tetap dikenal sebagai salah satu warisan sejarah dan cagar budaya yang ada di Kabupaten Siak dan di Indonesia bahkan dunia pada umumnya.

Selanjutnya rombongan menuju Istana Peraduan, kemudian Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Direktur PT. RAPP menandatangani batu prasasti dan menggunting pita sebelum masuk kedalam Istana Peraduan tersebut.(*)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com