Irjen Pol Agung Konsisten Memburu Diduga Para Pelaku Narkoba

Hermansyah
167 view
Irjen Pol Agung Konsisten Memburu Diduga Para Pelaku Narkoba
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi di dampingi Kabid Humas Polda Riau Sunarto saat konferensi pers.

PEKANBARU, datariau.com - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH SIK MSI telah memetakan dan akan melanjutkan secara serius operasi memburu para pelaku pengedar narkotika di wilayah Riau yang memang terhubung dengan sindikat narkoba Internasional.

Hal ini disampaikan oleh Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi saat melaksanakan konferensi pers yang berlangsung di halaman Mapolda Riau, pada Selasa (6/04/2021).

Kapolda Riau itu mengatakan, Polda Riau akan lebih memperketat operasi dalam pemberantasan narkoba. Menurutnya, sejak dari awal pemetaan penyebaran narkoba ini telah dilakukan dan Polda Riau secara konsisten akan terus memburu para pengedar barang haram tersebut.

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi mengapresiasi atas keberhasilan Direktorat Resnarkoba dalam kurun waktu 26-31 Maret 2021 ini berhasil mengungkap 3 kasus bersama 6 pelaku yang berhasil di amankan beserta barang bukti seberat 18 kg narkotika jenis sabu-sabu serta 15,7 gram ganja siap edar.

Kasus pertama, dengan diduga pelaku inisial F yang menggunakan jasa taksi dan membawa sebanyak 16 kg sabu-sabu. Dimana F yang akan melakukan transaksi di Jalan Paus Kelurahan Lembah Damai, Rumbai Pesisir berhasil di amankan pada (26/3/2021) sekira pukul 14.00 Wib.

"Diduga pelaku F ini adalah residivis kasus narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan Batam. F merupakan kepercayaan dari seorang narapidana berinisial A yang mengendalikan bisnis ini dari sebuah Lapas di Batam," jelas Irjen Pol Agung.

Penangkapan berikutnya terjadi pada 27 Maret 2021 yang mana berhasil mengamankan diduga pelaku inisial IC (39) yang tinggal di Jalan Semangka Dumai. IC mengaku menyimpan sebanyak 2 kg sabu-sabu di lokasi Desa Parit I Bengkalis. Dan petugas pun berhasil menemukan barang bukti yang disimpan dibawah kursi.

"Sebanyak 2 kg sabu ini memiliki ciri fisik yang sama dengan penangkapan sebelumnya seberat 16 kg. Kami masih menyelidiki apakah sabu ini merupakan produk yang memiliki sumber yang sama dari dari DPO berinisial I yang masih dalam penyelidikan," ujar Agung.

Selanjutnya Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi mengatakan Pekanbaru dan wilayah Riau merupakan banyaknya daerah perairan yang masih menjadi daerah penyebaran dan peredaran utama narkotika jenis sabu-sabu ini oleh para bandar besar narkoba.

Pada kasus ketiga, dikatakan Kapolda Riau adanya rekaman viral video pendek, sebuah mobil hitam dengan nopol yang dipalsukan BM 1180 CI, dengan penumpang di dalamnya sedang menghisap sabu-sabu.

"Tim saya perintahkan langsung bergerak. Ada empat orang di dalam mobil yakni, inisial Y, inisial M, inisial A dan inisial R. Tim menemukan alat hisap (bong) di rumah diduga pelaku inisial A, yang berperan disini adalah inisial Y sebagai inisiator dengan melakukan pembelian," sebut dia.

"Dimana inisial A sendiri yang membuat alat hisap (bong). Dan inisial T merupakan pemilik mobil. Dan sudah kita tangkap dan proses hukum," tandasnya.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi tidak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat atas partisipasi aktif untuk memberikan laporan sehingga dapat ditindaklanjuti oleh tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Riau.

"Saya apresiasi atas peran masyarakat yang melaporkan kepada kami dan kami pasti menindak lanjuti. Kita semua tidak ingin penegakan hukum ini tidak konsisten," tegas Irjen Pol Agung.

"Y merupakan anggota polisi dan kita akan proses sesuai prosedur hukum yang berlaku, dan kepada yang bersangkutan akan diproses sebagaimana peraturan bagi anggota Polri," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com