Hasil Autopsi Terkait Temuan Dua Jenazah Korban Ibu dan Anak di Simpang Jernih Tengkoraknya Hancur

Samsul
82 view
Hasil Autopsi Terkait Temuan Dua Jenazah Korban Ibu dan Anak di Simpang Jernih Tengkoraknya Hancur
Saat kedua jasad korban di autopsi.

ACEH TIMUR, datariau.com - Pasca ditemukannya dua jasad korban Ibu dan Anak, Siti Fatimah (56) dan Nadatul Afraa (15) yang terbujur kaku dibawah kolong tempat tidur rumahnya, Senin (15/2/2021) malam, di Dusun Jati, Gampong Simpang Jernih Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, saat di Autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, oleh Tim Inafis Sat Reskrim Polres Aceh Timur, tengkoraknya hancur.

Hal itu berdasarkan hasil pendampingan yang dilakukan oleh Unit Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polres Aceh Timur, saat dilakukan autopsi terhadap kedua jasad korban di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, diketahui pada tengkorak bagian wajah jasad kedua korban hancur diperkirakan terbentur benda tumpul.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Dwi Arys Purwoko, dari hasil pendampingan, Rabu (17/2/2021) pihaknya menjelaskan kepada wartawan bahwa, dimana terhadap kedua jasad korban tidak ditemukan luka akibat benda tajam.

Namun berdasarkan hasil autopsi tengkorak jasad Siti Fatimah diketahui hancur dan tulang iga sebelah kiri patah, sementara jasad korban Nadatul Afraa tengkorak kepala bagian atas pecah akibat benda tumpul dan rahang sebelah kiri patah.

Dugaan, kematian kedua korban akibat kehabisan darah dan diperkirakan keduanya meninggal diatas 72 jam sejak ditemukan dirumahnya Dusun Jati, Gampong Simpang Jernih Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.

Dalam Autopsi tersebut turut disertakan barang bukti dua helai baju kedua korban dan sebuah anting pada telinga kanan korban Nadatul Afraa yang sebelumnya sudah diamankan.

"Meskipun demikian untuk hasil riil dan resminya masih menunggu kepastian dari Rumah Sakit Bhayangkara, Medan," kata Kasat.

"Sementara itu, untuk pelaku masih dalam penyelidikan, sedangkan saksi yang sudah diambil keteranganya sebanyak 10 orang," terang Kasat. (esyar).

Penulis
: Edi Syaripuddin
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com