Dua Orang Pedagang Dibacok di Bakal yang Hendak Pergi Jualan, Ini Motif Pelaku...

Hermansyah
537 view
Dua Orang Pedagang Dibacok di Bakal yang Hendak Pergi Jualan, Ini Motif Pelaku...
Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak P Aritonang SIK saat press release di Mapolres Siak.

SIAK, datariau.com - Terungkap peristiwa pembacokan terhadap dua orang pedagang yang hendak pergi berjualan oleh orang tidak dikenal (OTK) beberapa waktu lalu, di simpang Bakal, Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

Sebelum peristiwa pembacokan itu terjadi, OTK (pelaku) pembacokan sempat bermalam bersama kedua korban tidak saling kenal dipenginapan yang sama sebelah SPBU Jalan Raya Lintas Perawang-Siak kilometer 11, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

Saat itu, dalam perjalanan, korban inisial SP (46) dan rekannya SP (46) melihat seorang pria membuntuti dengan mengendarai satu unit sepeda motor. Selanjutya, korban SP (46) dan rekannya ST (43), kemudian dibacok pelaku tepat di simpang Bakal, pada Selasa (15/12/2020) lalu.

Peristiwa pembacokan terhadap korban SP (46) saat itupun mengalami luka dibagian tangan kanan, sedangkan rekannya ST (43) mengalami luka serius dibagian perut sebelah kanan.

Dimana pria tidak dikenal (OTK) pembacokan terhadap kedua korban dengan menggunakan sebilah parang, dan mengenai korban ST (43) yang terkena sabetan parang pelaku sebanyak 4 kali mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolsek Tualang AKP Faizal Ramzani SH SIK MH (sebelumnya) pada Rabu (16/12/2020) lalu, membenarkan peristiwa pembacokan terhadap kedua korban yang hendak pergi berjualan tepat di simpang Bakal, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang.

"Korban meninggal dunia, dan dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Dari keterangan korban yang selamat mengenali ciri ciri pelaku, hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan, dan mengumpulkan keterangan," kata Faizal sebelumnya.

Dari keterangan korban SP (46) yang selamat, sempat melarikan diri dan mennjauh dari pelaku saat itu mengatakan, dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat adanya barang berharga milik korban yang hilang.

Berdasarkan keterangan korban dan dari ciri ciri pelaku, upaya pengejaran dan pencarian oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Siak terhadap pelaku membuahkan hasil dengan meringkus pelaku di Kabupaten Rokan Hulu, pada Selasa (19/1/2021).

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK MH menyebutkan, penangkapan pelaku sebelumnya pada Senin (18/1/2021) sekira pukul 19.00 Wib, tim Opsnal Polres Siak yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak P Aritonang SIK mendapatkan informasi keberadaan diduga pelaku ini.

"Pelaku diketahui inisial KS alias Kuna alias Bai (45), berhasil kita bekuk di Rohul tepatnya di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai pada Selasa, 19 Januari 2021 sekira pukul 05.00 Wib," kata AKBP Gunar Rahadiyanto SIK, Kamis (21/1/2021) di Mapolres Siak.

Usai membacok korban SP (46) dan ST (43), kata Kapolres Siak, pelaku KS (45) langsung melarikan diri dengan sepeda motor merk Honda jenis Supra x 125 warna biru putih milik pelaku menuju Pekanbaru.

Dari penangkapan pelaku KS ini, tim Opsnal Satreskrim Polres Siak berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Honda jenis Supra X 125 warna biru putih platform BM 5688 DG, 1 bilah parang dengan panjang 40 centimeter yang digunakan pelaku membacok kedua korban.

Tim juga turut mengumpulkan barang bukti, berupa tas sandang merk Polo warna hitam, 1 buah tas ransel merk Eiger warna merah milik korban, 1 buah tali pinggang warna coklat milik korban, 1 buah topi berlogo 93 warna merah milik korban.

Selanjutnya, 2 buah sandal warna biru kuning milik korban, 1 helai kaos kaki berwarna hitam milik korban, 1 buah celana panjang merk Permanent Press warna hitam milik korban, 1 buah celana dalam berlumuran darah milik korban.

"Motif pelaku pembacokan karena unsur sakit hati, menurut dari keterangan pelaku yang tersinggung dengan kata kata korban yang mengatakan, 'kok ganteng kali kau bang, mau kemana'," ucap mantan Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Riau itu, dalam keterangan persnya, pada Kamis (21/1/2021) di Mapolres Siak.

Akibat dari perbuatan pelaku, maka pelaku ini dapat dijerat dengan pasal 340 KUHPidana, barangsiapa yang dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa oranglain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

"Dapat dipidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun, Jo Pasal 338 KUHPidana, barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa oranglain, diancam karena pembunuhan dengan penjara paling lama 15 tahun," pungkasnya.(*)

Berita sebelumnya; https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.datariau.com/detail/berita/dua-orang-pedagang-dibacok-otk-di-bakal-siak--satu-meninggal-dunia&ved=2ahUKEwim2vSCt63uAhVXXSsKHQ3LALQQFjAAegQIARAB&usg=AOvVaw0A5IbZ0R0gRfTHR00ZXEI0

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com