Diduga Tipu Dokter, Oknum PNS Dispenda Rohil Ditangkap

Datariau.com
1.885 view
Diduga Tipu Dokter, Oknum PNS Dispenda Rohil Ditangkap

BAGAN BATU, datariau.com - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Rokan Hilir berinisial S (51) warga Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah terpaksa dilaporkan ke Polisi oleh seorang Dokter di Bagan Batu.

Oknum PNS Dispenda Rohil ini dilaporkan atas kasus dugaan penipuan terhadap korbannya bernama Amruddin Daulay warga Jalan Jendral Sudirman KM 1 Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Indra Lukman Prabowo SH SIK, Selasa (26/1/2021) membenarkan adanya dugaan kasus penipuan yang dilakukan seorang oknum PNS tersebut.

"Benar, saat ini terlapor dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek guna proses lebih lanjut," kata Kapolsek Kompol Indra Lukman Prabowo SH SIK.

Dijelaskan Kapolsek Kompol Indra, awal mula kejadian tersebut bermula pada saat itu pelapor Amruddin Daulay berniat akan menjual mobil Honda BRV 1,5 CVT CKD dengan Nopol BM 1667 PI warna merah pekat mutiara tahun 2017 dan akan mengganti mobil baru, dengan cara meminta tolong kepada seorang rekannya yang bernama Ilham yang bekerja di Showroom Mitsubishi yang beralamat di Jalan Lintas Riau-Sumut Km 4 Bagan Batu Kepenghuluan Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah untuk mencarikan pembeli terhadap mobil tersebut.

Setelah 2 minggu kemudian Ilham datang menemui pelapor untuk meminta kunci kontak dan STNK dengan tujuan mobil tersebut akan dibeli dan digunakan oleh Ilham sendiri dengan kesepakatan mengembalikkan DP kepada pelapor sebanyak Rp 15.000.000 dan melanjutkan angsuran selama 36 bulan dan dibuatkan surat tanda terima oleh pelapor.

Selanjutnya setelah hampir 2 pekan mobil tersebut digunakan, pelapor menghubungi Ilham untuk menanyakan keadaan mobil beserta DP yang telah disepakati pada hari sebelumnya akan tetapi Ilham mengatakan bahwa dirinya tidak jadi membeli mobil tersebut dan akan menjual atau menyerahkan mobil tersebut kepada rekannya yang bernama Ricson alias Erik yang tinggal dan bekerja di Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis dengan kesepakatan yang sama dengan Ilham sebelumnya.

Setelah hampir 3 bulan mobil tersebut dikuasai oleh Ricson alias Erik pun menghubungi pelapor dengan mengatakan dirinya tidak sanggup membayar angsuran dengan alasan mau menikah. Mendengar hal itu pelapor meminta tolong kembali kepada Ricson untuk mencarikan orang yang mau membeli dan melanjutkan angsuran mobil tersebut.

Kemudian Ricson pun mengatakan akan ada seseorang yang bernama S akan membeli mobil dan melanjutkan angsurannya, kemudian tepat pada tanggal 03 Januari 2020 Ricson bersama dengan Ilham datang membawa satu orang laki-laki yang bernama S ke rumah pelapor di Jalan Jendral Sudirman km 1 Kelurahan Bagan Batu Kota tepatnya di prakter Dr Daulay untuk membicarakan tentang penjualan dan kelanjutan angsuran mobil tersebut.

Dari hasil pertemuan itu didapati kesepakatan bahwa S membayar DP Rp 8.000.000 cash, dan melanjutkan angsuran mobil tersebut terhitung mulai bulan Februari 2020 sampai lunas. Setelah 7 bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 11 Agustus 2020 pelapor mendapat surat pemberitahuan dari pihak lesing MCF bahwa mobil milik pelapor yang dibeli dan dilanjutkan terlapor angsurannya sudah menunggak selama 7 bulan dan dikenakan denda.

Mengetahui hal tersebut pelapor langsung menghubungi terlapor akan tetapi nomor Hp yang ada pada pelapor tidak dapat dihubungi dan selanjutkan dilakukan pencarian terhadap terlapor, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebanyak Rp 261.000.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Bagan Sinembah guna untuk pengusutan lebih lanjut.

Kemudian pada Ahad 24 Januari 2021 sekira pukul 12.00 Wib Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah menerima laporan tentang keberadaan terlapor sedang berada di Jalan Lintas Bagan Api Batu 4, selanjutnya pihak kepolisian Polsek Bagan Sinembah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polsek Bangko untuk mengamankan terlapor dan setelah terlapor diamankan maka pihak kepolisian Polsek Bagan Sinembah datang untuk menjemput selanjutnya terlapor dibawa ke polsek Bagan Sinembah.

"Selain tersangka kita juga turut mengamankan barang bukti yakni 1 lembar surat perjanjian yang ditandatangani oleh pelapor dan terlapor serta 1 buah kunci kontak mobil warna hitam," jelas Kapolsek Kompol Indra. (sel)

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com