BPD Tarai Bangun Kampar Ingin Limbah Usaha Pemotongan Ayam Ditertibkan

Datariau.com
168 view
BPD Tarai Bangun Kampar Ingin Limbah Usaha Pemotongan Ayam Ditertibkan
Foto: Ist.
Ketua BPD Tarai Bangun Mardiyus (kiri) saat foto bersama Ketua Bidang Pembangunan Andi Saputra SSos.

TAMBANG, datariau.com - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar menginginkan agar limbah usaha ayam potong yang ada di desa tersebut segera ditertibkan. Sebab, limbah ayam potong selama ini dibuang ke saluran air dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Kita akan dudukkan ini dengan pak Wali (Kepala Desa) untuk mengusulkan agar dibikinkan Perdes tentang pengelolaan limbah usaha ayam potong di desa kita, karena masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan kondisi limbah dibuang saluran air dan mengganggu lingkungan akibat aroma busuk limbah tersebut," kata Ketua BPD Tarai Bangun Mardiyus, saat berbincang dengan datariau.com, Ahad (25/10/2020) di Kantor BPD.

Dijelaskan Mardiyus, bahwa keberadaan usaha ayam potong di Desa Tarai Bangun semakin hari semakin bertambah, dimana pelaku usaha ini kebanyakan langsung membuang limbah pemotongan ayam ke saluran air, mengakibatkan parit menjadi jorok dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

"Kita ingin agar nanti setiap pemilik usaha pemotongan ayam ini mereka memiliki sumur resapan sendiri, artinya limbah air cucian ayam maupun kotoran-kotoran sisa pemotongan ayam tidak langsung dibuang ke saluran air pemukiman, harus masuk ke sumur resapan milik mereka," pinta Yudi, sapaan akrab Mardiyus.

Selain mengenai usaha pemotongan ayam, Yudi menyebutkan bahwa saat ini BPD juga tengah membahas beberapa hal penting berkaitan pemerintahan desa, diantaranya mengenai pengelolaan sampah, pangkalan elpiji subsidi 3 Kg, BUMDes, dan hal lain. Sebab, dengan telah dilantiknya BPD serta telah terbentuknya struktur BPD, maka sudah bisa bekerja mengawasi pemerintahan desa.

"Intinya kita ingin memaksimalkan pengawasan di semua lini sektor, sebagaimana tupoksi kita sebagai BPD, mulai mengawasi pemerintahan desa, anggaran desa, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa," pungkas Yudi. (mat)

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com