APBD Bengkalis Tahun 2021 Sebesar 3,2 Triliun Resmi Disahkan

Samsul
91 view
APBD Bengkalis Tahun 2021 Sebesar 3,2 Triliun Resmi Disahkan

BENGKALIS, datariau.com - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2021 sebesar Rp3.224.258.422.662,00 resmi disahkan, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bengkalis, Senin (30/11/2020) malam.

Dalam sidang paripurna yang diikuti oleh 30 orang Anggota DPRD yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis, H Khairul Umam itu, menyatakan setuju Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD menjadi Peraturan Daerah.

Ada beberapa komponen dalam APBD 2021 yakni Pendapatan Daerah Rp3,045 triliun, Pendapatan Asli Daerah Rp327,979 milyar, Pendapatan Transfer Rp2,717 triliun, Belanja Daerah Rp3,224 triliun, Belanja Operasi sebesar Rp2,116 triliun,

Selanjutnya, Belanja Modal Rp708,825 milyar, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp13,793 milyar, Belanja Transfer sebesar Rp385,163 milyar dan terjadi defisit Rp178,407 milyar, serta Pembiayaan Daerah sebesar Rp178,407 milyar.


Rincian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tersebut telah mencakup penyelenggaraan pembangunan dalam semua urusan yang menjadi kewenangan daerah terutama urusan konkuren.

Sebagaiman diatur dalam Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD 2021 yaitu anggaran fungsi pendidikan 20 persen, anggaran kesehatan 10 persen, anggaran pendidikan dan pelatihan bagi ASN 0,16 persen, penguatan pembinaan dan pengawasan inspektorat daerah 0,50 persen dari total belanja daerah.


Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis, H Syahrial Abdi mengatakan berbagai dinamika dalam proses pembahasan telah dilalui dengan semangat yang baik dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan, sehingga penetapan APBD Bengkalis Tahun 2021 dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai yang diharapkan.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan dukungan yang diberikan anggota dewan yang terhormat selama pembahasan terutama dalam rangka mempertajam target-target program dan kegiatan yang direncanakan," ucapnya.

Disamping itu juga, lanjut Syahrial dalam rangka penerapan tatanan hidup baru, produktif dan aman dari Covid-19, khususnya untuk pemulihan di bidang ekonomi (pemulihan ekonomi nasional) kita juga mengalokasikan anggaran secara memadai guna mendukung kebijakan dari pemerintah pusat.

"Selain itu kita juga mengalokasikan anggaran sebagai antisipasi dampak bencana alam, seperti banjir dan karhutla tahun 2021 mendatang," ujarnya.

Setelah disahkannya APBD Tahun 2021 ini, Syahrial langsung mengintruksikan kepada seluruh kepala daerah dan unit kerja lingkup Pemkab Bengkalis selaku pengguna anggaran untuk segera mempersiapkan seluruh administrasi, prosedur, teknis dan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan secara berjenjang.

"Karena apa yang dianggarkan, menjadi kewajiban yang melekat dan akan dipertanggung jawabkan oleh masing-masing perangkat daerah di Bengkalis. Dukungan serta dorongan menjadi kunci utama bagi kami untuk menyelesaikan program yang telah dicanangkan," ungkapnya.

Lebih jauh, Syahrial menambahkan apa yang telah direncanakan hari ini merupakan wujud dari aspirasi masyarakat yang tentunya dapat dilaksanakan lebih baik kedepan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, dan Kepala Perangkat Daerah serta Pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(tis/rls)

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com