YLKI Minta PLN Pro Aktif Tangani Pengaduan Terkait Tagihan Melonjak

182 view
YLKI Minta PLN Pro Aktif Tangani Pengaduan Terkait Tagihan Melonjak
Ilustrasi (Foto: Int)

DATARIAU.COM - Sebagian konsumen kembali dikejutkan melonjaknya tagihan listrik edisi Juni, bahkan lebih dari 200 persen. Ini sudah diprediksi managemen PLN, akan ada sekitar 1,9 juta pelanggan mengalami tagihan melonjak (billing shock) dari mulai 50-200 persen.

Menanggapi kasus tersebut, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta managemen PLN pro aktif membuka luas keragaman dan kanal pengaduan konsumen terkait billing shock tersebut. YLKI banyak menerima keluhan dari konsumen yang kesulitan saat ingin melaporkan kasus.

"Ini menunjukkan kanal pengaduan yang ada belum optimal mewadahi keluhan (pengaduan) konsumen," ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan persnya kepada iNews.id, Minggu (7/6/2020).

Tulus meminta managemen PLN sosialisasi seluas-luasnya kepada konsumen (pelanggan), terutama di area yang banyak terjadi masalah serupa, sebagaimana terjadi pada edisi April-Mei, sehingga masyarakat mengerti duduk persoalan dan penyebab, serta mengetahui apa yang harus dilakukan.

Tulus meminta konsumen yang mengalami billing shock segera melaporkan ke call center PLN, baik via 123 maupun media sosial. "Sebelum melaporkan, sebaiknya konsumen melakukan recheck terlebih dahulu terhadap kewajaran pemakaiannya, dengan melihat pemakaian jumlah kWh terakhir dengan jumlah kWh bulan sebelumnya. Sebab selama WfH dan LfH, umumnya pemakaian energi listrik konsumen naik," katanya.(*)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: https://www.inews.id/finance/makro/tagihan-listrik-konsumen-melonjak-ylki-minta-pln-pro-aktif-tangani-pengaduan
Tag: