BAGANBATU, datariau.com - Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI bersama penghulu dan kelompok petani di Kepenghuluan Pelita ( Paket C) Kecamatan Bagan Sinembah melakukan panen ubi roti raksasa, Kamis (17/10/2019).
Ubi roti raksa tersebut beratnya mencapai 35 kg per satu batangnya dengan masa tanam selama 7 bulan dan bahkan bisa mencapai 60 kg lebih jika dalam masa tanam selama satu tahun.
"Kalau masa tanamnya sampai 1 tahun beratnya bisa mencapai 60 kg lebih bahkan bisa 100 kg per pokoknya, " kata Seorang petani Ubi Roti, Tawar usai melakukan panen bersama Camat.
Dijelaskan Tawar, ubi roti raksasa ini merupakan perpaduan antara ubi roti dengan ubi karet yang dilakukan dengan cara steak. Ia menyebutkan pengerjaan sangat mudah namun butuh keuletan dan penanaman ini dilakukan bersama kelompok tani masyarakat.
"Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan," kata Tawar.
Dijelaskan Tawar, budi daya ubi roti ini Ia kerjakan bersama masyarakat diatas lahan seluas satu hektar dengan jumlah tanaman sebanyak 1500 batang.
"Harapan kami petani bisa maju dan jaya serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah," ucap Tawar sembari berharap dukungan.
Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI usai melakukan panen perdana ubi roti itu menjelaskan, bercocok tanam ubi roti sangat memiliki prospek yang bagus kedepannya, Olehkarena itu potensi ini harus dikembangkan dan terus dibudidayakan.
"Tanaman ubi roti ini sangat potensial dan harus dikembangkan," kata Camat Sakinah.
Lebih lanjut Sakinah menjelaskan, dengan adanya budi daya ubi roti ini diharapkan masyarakat tidak fokus dan bergantungan lagi pada komoditi kelapa sawit maupun karet.
"Kalau kita kalkulasi hasilnya, ubi roti bisa lebih besar dari pada karet maupun sawit," katanya.
Ditambah lagi, kata Sakinah ubi roti ini selain dipergunakan untuk tepung roti, juga di pergunakan untuk kebutuhan makanan ringan sehari- hari seperti untuk keripik dan makanan ringan lainnya.
"Kita berharap masyarakat juga bisa memanfaatkan lahan pekarangan kosong untuk dapat ditanami ubi roti ini sebagai tambahan kebutuhan sehari- hari," cetusnya. (sel)