Amien Rais Merasa Adanya Kriminalisasi Terhadap Dirinya

802 view
Amien Rais Merasa Adanya Kriminalisasi Terhadap Dirinya
cnnindonesia.com

JAKARTA, datariau.com - Memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Amien Rais selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tiba pagi ini, Rabu (10/10). Dia dipanggil sebagai saksi dalam kasus penyebaran berita bohong (hoaks) yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.

Seperti yang dilansir cnnindonesia.com kedatangannya ditemani oleh kuasa hukum dan kedua anaknya Tasniem dan Mumtaz Rais. Pemeriksaan Amien juga dikawal oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Sebelum memasuki ruang pemeriksaan, Amien menyatakan beberapa poin kepada media. Menurutnya, pemanggilan terhadap dirinya terasa janggal karena dia telah menerima surat panggilan untuk kasus Ratna pada tanggal 2 Oktober. Sedangkan Ratna ditangkap pada tanggal 4 Oktober di Bandara Soekarno-Hatta.

"Pertama saya melihat di Metro TV tadi malam Irjen Polisi Setyo menyatakan bahwa saya dipanggil berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet," kata Amien di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10).

"Nah ini kita lihat surat pemanggilan untuk saya tertanggal 2 Oktober padahal kita semua tahu Ratna Sarumpaet baru ditangkap oleh polisi tanggal 4 Oktober, ini sangat janggal sekali," tambahnya.

Atas tanggal pemanggilan di surat yang janggal itu, Amien curiga pihak kepolisian telah melakukan kriminalisasi terhadap dirinya.

"Apakah ini masuk kriminalisasi? Wallahua'lam," tuturnya.

Kejanggalan lainnya, Amien membeberkanya bahwa namanya tertulis di surat pemanggilan tanpa mencantumkan 'Muhammad'. Padahal ia mengaku memiliki nama lengkap Muhammad Amien Rais.

Dia pun menuding Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian dan AKP Nicko Purba alergi terhadap nama Muhammad.

"Saya mau naya ke AKBP Jerry Siagian kenapa nama Muhammad tidak ditulis, apakah alergi, wallahua'lam," pungkas Amien.

 

Editor
: Diana Maulina
Sumber
: cnnindonesia.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query