BENGKALIS, datariau.com - Keberadaan jalan Patimura yang terletak di Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan, perlu penangan serius dari Pemkab setempat mau pun dari Pemprov.
Pasalnya, jalan Patimura yang salah satu jalan Poros untuk menghubungkan antara Desa Teluk Pambang, menuju Desa Pambang Pesisir, rusak parah.
Sehingga, para petani sawit, petani kelapa yang ada didaerah itu sangat sulit untuk membawa keluar hasil yang sudah dipanen mereka.
Untuk itu, warga yang ada di dua desa yakni, Desa Pambang Baru, dan Desa Pambang Pesisir, meminta pemerintah bisa membangun jalan secara permanen.
Seperti yang di sampaikan Kepala Desa Pambang Baru, Edi Zakri Jumat (20/9/2019) di kediamannya, dirinya memaparkan, jalan yang rusak ada sekitar 11 kilo meter.
Dengan rincian, jalan Patimura panjang sepanjang 5000 meter, jalan sriwijaya 6000 meter, itu yang sangat perlu direhab atau diperbaiki secara permanen.
Pasalnya, kedua jalan itu adalah salah urat nadi masayarakat kedua desa yang ada di pesisir kecamatan Bantan, dan pembangunan untuk di pesisir juga sesuai dengan program pemerintah pusat.
"Saya mewakili warga masyarakat, kedua desa, meminta kepada pemerintah kabupaten atau pun pusat, agar dapat membangun jalan yang permanen," kata kepala Desa Pambang baru, Edi Zakri.
Masih kata kepala desa Pambang baru, dirinya menceritakan, dulu, kedua jalan itu masih dalam jalan desa, namun setelah kedua desa dimekarkan, kedua jalan itu jadi lintas kecamatan.
Selain itu, jalan lintas Pambang pesisir menuju Pambang baru dan keluarnya di Teluk Pambang, sehingga jalan yang banyak dilintasi sangat perlu diperbaiki secara permanen.
"Saat jalan yang patah memiliki lubang, kurang lebih 11 kilo meter, untuk itu kami sangat berharap, supaya di beton atau di base, supaya masyarakat bisa bebas membawa hasil panennya," harga Edi Zakri. (ndi)