22.000 Masker Dibagikan Untuk Warga Desa Tarai Bangun Kampar

Admin
153 view
22.000 Masker Dibagikan Untuk Warga Desa Tarai Bangun Kampar

TAMBANG, datariau.com - Kepala Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Andra Maistar SSos telah selesai menyerahkan seluruh masker untuk dibagikan kepada masyarakat, total yang telah diserahkan 22.000 masker kepada Ketua RT untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, Senin (4/1/2021).

"Alhamdulillah telah selesai kita serahkan seluruhnya, total ada 22.000 masker, kita serahkan kepada Ketua RT untuk mereka distribusikan untuk masyarakat," kata Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar SSos, saat dikonfirmasi datariau.com, Selasa (5/1/2021).



Diterangkan Kades, bahwa pengadaan masker ini dianggarkan melalui Dana Desa tahun anggaran 2020, untuk mengantisipasi terpaparnya masyarakat terhadap virus covid-19. Presiden telah menginstruksikan kepada seluruh Kementerian, Lembaga dan daerah untuk melakukan refocusing anggaran dampak Covid-19.

"Kita Pemerintah Desa Tarai Bangun telah melaksanakan pengadaan masker untuk masyarakat, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, total anggaran dari Dana Desa untuk pengadaan masker ini lebih kurang Rp154 juta dari Dana Desa tahun anggaran 2020," terang Andra.



Kepada Ketua RT, Kades berpesan dan menegaskan agar masker yang telah diterima bisa didistribusikan kepada masyarakat, dimana untuk satu KK diberikan 4 masker dan diperuntukkan bagi orangtua saja, kemudian warga yang diutamakan adalah yang ekonomi bawah, karena untuk ekonomi menengah ke atas sudah mampu membeli masker.

"Kalau dibagikan untuk semua warga tak akan cukup, di Desa kita terdapat 11 ribu lebih KK, sehingga kita berikan untuk yang ekonomi kebawah saja, jangan lupa pak RT harus ada bukti penyerahan masker kepada masyarakat, agar kegiatan ini tidak fiktif, maskernya ada dan diterima masyarakat secara baik," pungkasnya.

Sekretaris BPD Desa Tarai Bangun Riki Rahmat SIKom menyambut baik adanya kegiatan bagi-bagi masker yang dilakukan di Desa Tarai Bangun. Dengan menguras anggaran Dana Desa yang nilainya sangat fantastis Rp154 juta, diharapkan program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita apresiasi, karena ini kan program pemerintah pusat, mau tidak mau tentu kita laksanakan, meskipun terjadi refocusing anggaran, sebagaimana disampaikan kepala desa beberapa waktu lalu, dana desa kita malah mengalami kenaikan, tentu ini kita apresiasi," terang Riki.

Ditambahkan Riki, pihaknya berharap kedepan penggunaan Dana Desa terus dilakukan secara transparan, menyentuh ke masyarakat dan pandemi covid-19 ini bisa segera berakhir.

"Tidak cukup masker, karena betapa banyak masyarakat yang terdampak pandemi ini, sekiranya kedepan ada program pemerintah untuk memulihkan perekonomian masyarakat yang terdampak covid-19 ini," pungkas Riki. (ril)

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com