KAMPAR, datariau.com - Usia muda bukanlah masa untuk menghabiskan waktu secara sia sia. Justru diusia mudalah seseorang akan menentukan masa depannya.
Banyak diantara anak muda sekarang yang tidak mementingkan kehidupannya dimasa depan. Banyak diantara anak muda zaman sekarang yang ingin hidup mewah, tapi hanya mengandalkan harta orangtua, tanpa bisa mencari uang sendiri.
Namun banyak juga diantara kaum muda sekarang, yang bisa diambil contohnya dari perjalanan hidupnya untuk dijadikan motivasi bagi kehidupan kita.
Asri Harsadi contohnya. Usianya baru 25 tahun. Dia merupakan salah satu anak muda zaman sekarang yang berani mengambil langkah berani. Disaat banyak anak muda hanya ingin berfoya - foya menghabiskan uang orangtua untuk menikmati masa muda, dia justru lebih memilih bisnis untuk memikirkan kehidupan dimasa tuanya.
"Saya bukan seorang PNS, dan tidak mau jadi PNS. Jadi saya harus mempersiapkan bekal untuk masa tua saya," ujar pemuda yang biasa dipanggil Sadi ini.
Dia seorang sarjana perikanan, lulusan dari Universitas Riau. Tapi dia lebih memilih bisnis sebagai jalan untuk melanjutkan kehidupannya.
Awalnya dia mencoba untuk berjualan baju, dan sekarang dia mencoba untuk membuka jasa dalam bidang travel, baik itu perjalanan Haji dan Umroh, atau wisata dalam dan luar negri.
Ini merupakan langkah awalnya, dia telah berhasil memberangkatkan jamaah yang berasal baik itu dari Kampar, atau dari daerah lain.
Misalnya, jamaah dari Desa Kemang Indah, tepatnya di Kecamatan Tambang. Dia memberangkatkan dari satu desa itu sepuluh orang dengan full service, mulai dari pengurusan semua keperluan sebelum keberangkatan, baik kesehatan, paspor dan lain sebagainya, hingga keberangkatan yang dijemput dengan bus, hingga penjemputan ketika jamaah pulang pun juga memakai bus.
Semua yang dilakukannya bertujuan agar jamaah merasa nyaman dan puas dengan pelayanannya, sehingga jamaah tidak mengeluh.
September ini, kembali dirinya memberangkatkan satu kloter jamaah umroh. Dia memberanikan diri untuk mengambil satu paket perjalanan umroh, mencapai 40 jamaah. "Alhamdulillah, paket yang saya ambil sudah penuh karena jamaah sudah yakin dengan jasa yang saya berikan," ucapnya syukur.
Sadi mengatakan tujuan utama dirinya adalah ingin seluruh masyarakat Kampar bisa berangkat ke tanah suci Mekah. Dia memberikan cara mudah agar bisa berangkat umroh yaitu dengan sistem manabung ke salah satu bank. "Bila ada masyarakat kurang mampu tapi ingin berangkat umroh, mereka bisa menabung dulu," terangnya.
Untuk menjalankan bisnisnya, Sadi mengaku bekerjasama dengan salah satu travel besar di Pekanbaru, yaitu Dawood Travel. Mottonya, memudahkan masyarakat yang ingin berangkat umroh dengan mudah dan nyaman.(rls)