BANGKO PUSAKO, datariau.com - Kepala Puskesmas Bangko Kanan, Kecamatan Bangko Pusako Harjana Nanang Suryadi mengajak masyarakat melakukan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) DBD atau melakukan dengan Membersihkan Menguras Mengubur (3M) Plus di sekitar lingkungan rumah atau di dalam rumah.
Harjana Nanang menyarankan, semua ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat menjaga kebesihan di sekitar rumah dan maupun di dalam rumah.
"Karna tampa dukungan dari pihak masyarakat, Kecamatan, kepala desa, lurah itu tidak bisa berjalan, maka dari itu kami dari pihak kesehatan sangat butuh dukungan dalam pemberantas DBD," ungkap Harjana Nanang Suryadi kepada Datariau.com.
Karna apa, lanjut Nanang, pemberantasan sarang nyamuk ini butuh pemberdayaan masyarakat.
"Kami dari orang kesehatan sudah siap untuk turun, tapi kadang masyarakat tak siap mendukung," paparnya.
Menurut Nanang, untuk langkah pencegahan yaitu pemberantas sarang nyamuk DBD dengan membersihkan dan mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras bak mandi yang tidak dipakai, kemudian pemberian Abate.
Selain itu akan dilakukan penyuluhan dan pendekatan ke masyarakat, agar mereka faham.
"Kadang masyarakat itu mengatakan, kalau masalah ini tugasnya kesehatan, kadang disitu yang jadi keliru. Karna disini kita harus berkerja sama, dimana peran kesehatan dan masyarakat jadi satu," ujarnya.
Kemudian jika ada warga di serang DBD segera hubungi pihak kesehatan. Dan jangan tunggu lama-lama.
"Insya Allah Puskesmas Bangko Kanan siap turun lansung dan tangap. Kemudian dilakukan dengan cara pengasapan, namanya fogging dilakukan daerah-daerah yang bersiko ada perindukan nyamuk DBD," katanya.
"Selain itu kita ada Pustu dan polindes itulah perwakilan kita, jadi pada saat ada demam tinggi tiga hari berturut-turut dan naik turun t ada tanda demam berdarah bercak merah, mual dan muntah segala macam, itu kita duga DBD. Kemudian harus secepatnya di tangani," ungkap Nanang.
Untuk wilayah pengawasan Puskesmas Bangko Kanan, Kecamatan Bangko Pusako belum ada korban DBD pada tahun 2018 dan di bulan Januari 2019 ini dan masih nihil.
"Kita di Kecamatan Bangko Pusako ada dua Puskesmas, satu di Bangko Kanan dan satunya lagi di Bangko Jaya. Untuk wilayah pengawasan kita belum ada, namun demikian perlu diwaspasai, hal ini mengingat cuaca kadang hujan dan panas," pungkas Nanang.