ASAHAN, datariau.com - Sejumlah pejabat Pemkab Asahan akhirnya mau menginjakan kakinya ke Dusun III Bukit Kijang Desa Gunung Melayu Kecamatan Rahuning, Kamis (8/8/2019) sekira pukul 09.00 wib.
Mereka adalah Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Camat Rahuning. Padahal selama ini, jangankan mau berkunjung, punya niat saja mungkin tidak.
Kehadiran sejumlah pejabat tersebut ke desa yang selama 50 tahun belum teraliri listrik itu, disebut-sebut karena beberapa hari terakhir, viral di sejumlah pemberitaan media elektronik dan cetak maupun di media sosial Facebook.
"Kok bisa sekarang sibuk semua ke sana. Selama ini kemana saja pihak Pemkab Asahan ! Apa selama puluhan tahun gak ada laporan dari masyarakat disana, atau dari camat. Atau karena sudah viral, malu orang Pemkab, jadi sekarang mau menunjukkan rasa keprihatinan sama warga disana?," ucap Ketua KNPI Asahan, Anda Rambe menanggapi kunjungan tersebut.
Dikatakan mantan Ketua IMM Asahan itu, seharusnya persoalan ini bisa selesai jauh hari, sebelum kejadian tersebut viral.
Sebab menurutnya, tidak masuk akal bila Pemkab Asahan mengaku tidak memiliki anggaran untuk membayarkan kompensasi ke pihak perusahaan.
"Kalau sama warga dari kabupaten lain bisalah Pemkab cakap gak ada dana. Tapi selama ini kita tahu sendiri, Pemkab bisa menganggarkan dana besar untuk hal lain, malah bukan untuk kepentingan rakyat," katanya dengan nada kesal.
Anda Rambe percaya, saat ini, Pemkab Asahan akan serius menuntaskan soal tersebut.
"Apapun itu, saya percaya saat ini pemkab benar - benar serius menyelesaikan masalah listrik di sana. Jangan ada lagi masyarakat Asahan yang belum teraliri listrik. Kasihan, apalagi anak-anak sekolah maupun saat menjalankan ibadah seperti mengaji di malam hari," akhir Anda Rambe.
Terpisah, Kepala Desa Gunung Melayu, Syaiful Amri dihubungi wartawan menyebut, dalam pertemuan tersebut, pihak Pemkab Asahan meminta ke perwakilan PT PP Lonsum Indonesia Tbk untuk bisa mengatur jadwal bertemu langsung dengan pihak direksi, membahas soal ganti rugi yang diajukan perusahaan.
"Tadi rombongan sudah melihat langsung secara ril keadaan warga selama ini. Mudah-mudahan bang, bisa terealisasi secepatnya. Saya mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang sudah membantu memberitakan keadaan kami selama ini," ucap Syaiful melalui telepon.(ran)