Advertorial Pemkab Kuansing

Pemerintah Kuansing Terus Optimalkan Capaian Vaksin Melalui Puskesmas

Admin
258 view
Pemerintah Kuansing Terus Optimalkan Capaian Vaksin Melalui Puskesmas
Foto: Jekha
Kegiatan Kader Kesehatan Desa.

KUANSING, datariau.com - Melalui program pemeritah serta mempercepat pemutusan mata rantai covid-19, Puskesmas Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus berusaha meningkatkan kesehatan terhadap masyarakat di wilayahnya, baik itu peningkatan vaksinasi maupun meningkatkan kader-kader posyandu yang berpusat di desa-desa yang ada di Kecamatan Pangean.

Meningkatkan serta percepatan vaksin di masa pandemi saat ini, Puskesmas Kecamatan Pangean telah menyalurkan vaksin tahap I dan II untuk masyarakat Kecamatan Pangean.

"Jumlah masyarakat yang sudah di vaksin, dosis 1 sebanyak 2938 orang, dosis 2 sebanyak 1721 orang, jadi total 4659 orang, dan jumlah masyarakat yang akan divaksin 9434 orang. Jadi, persentase yang sudah 33% dan belum 66,9%. Untuk stok vaksin saat ini, sinovac @ 2 dose 100 vial (alokasi TNI), sinovac @ 10 dose 5 vial (Alokasi Polri)," terang Kepala Puskesmas Kecamatan Pangean, Dewi Kurnia Wati di ruang kerjanya, Senin (15/11/2021) pagi.

Kepala Puskesmas Pangean juga menyebutkan, sejauh ini untuk Tenaga Kesehatan sudah 3 kali vansin, kalau untuk masyarakat baru 2 kali vaksin, untuk kedepannya, apakah akan ada tahap selanjutnya, masih menunggu saja perintah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi.


Kepala Puskesmas Kecamatan Pangean, Dewi Kurnia Wati.

"Sekarang kan ada program vaksin untuk anak sekolah, vaksin untuk anak minimal berumur 12 tahun ke atas dan vaksin yang akan disalurkan untuk siswa adalah vaksin pfizer, yang dilaksanakan pada minggu depan. Untuk siswa/i sebelum divaksin, kami hubungi pihak sekolah beserta surat edaran juga dikirimkan, pernyataan dari ikatan dokter anak Indonesia bahwa vaksin pfizer ini bisa untuk anak juga kami kirimkan," lanjutnya.

Kepala Puskesmas Pangean Dewi juga mengatakan, sekolah-sekolah yang akan divaksin seperti tingkat SMP, MTs jumlah keseluruhan 1008 Siswa yang akan divaksin, rencana pekan depan atau 22 November 2021 akan dilaksanakan. Untuk tingkat SMA, MAN, SMK, jumlah siswa keseluruhan 756, yang baru divaksin 201, sisanya pekan depan disalurkan, serta untuk tingkat SD/sederajat, hanya beberapa orang karena mengingat umur.


Pelaksanaan Vaksin di Puskesmas Kecamatan Pangean.

Kepala Puskesmas juga menyebutkan tentang Kader Kesehatan dan saat ini mengadakan pelatihan kader seluruh kader yang ada di Desa. "Kegiatan posyandu seperti kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, imunisasi, gizi, pencegahan dan penanggulangan diare," paparnya.

Kegiatan pengembangan/pilihan, masyarakat dapat menambah kegiatan baru di samping lima kegiatan utama yang telah ditetapkan, dinamakan Posyandu Terintegrasi.

Bina Keluarga Balita (BKB), Kelompok BKB mempunyai kegiatan, Penyuluhan, pembinaan, dan pemantauan tumbuh kembang anak balita. Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Bina Keluarga Lansia (BKL) Kader Lansia mempunyai tugas, merencanakan melaksanakan dan membina Pelaksanaan Program kerja sesuai dengan keadaan dan kebutuhan. Menghimpun, menggerakkan, dan membina potensi masyarakat khususnya keuarga untuk terlaksananya program-program Lansia.


Pelaksanaan Vaksin di Puskesmas Kecamatan Pangean.

Memberikan bimbingan motivasi dan memfasilitasi kelompok-kelompok di bawahnya. Melaporkan tentang pelaksanaan tugas kepada Perbekel Desa Akah. Mengadakan supervisi, pelaporan, evaluasi, dan monitoring terhadap pelaksanaan program-program lansia. Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Berbagai program pembangunan masyarakat desa lainnya. Semua anggota masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dasar yang ada di Posyandu terutama, Bayi dan Anak Balita, Ibu hamil, Ibu Nifas dan Ibu Menyusui, Pasangan Usia Subur, Pengasuh Anak.

Di akhir, Kepala Puskesmas Kecamatan Pangean berharap terkait vaksinasi ini, jangan karena ingin mengambil bantuan dari pemerintah, tapi karena kesehatan tujuan untuk vaksin.

"Jadi jangan juga kita berburuk sangka terhadap pemerintah, tidak mungkin pemerintah menzolimi masyarakatnya, pasti demi kebaikan. Serta untuk para kader agar menjalankan sesuai yang telah diatur untuk pelaksanaan kader-kader di Desa, dan mari sama-sama kita membangun kesehatan di Desa demi terciptanya Desa yang sehat," pungkasnya. (adv/jss)

Penulis
: Jekha
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com