Tingkatkan Pelayanan, Bupati Siak Wacanakan MPP Satu Pintu

@ruslandatariau
163 view
 Tingkatkan Pelayanan, Bupati Siak Wacanakan MPP Satu Pintu
Foto: Hermansyah
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Sekda Siak Drs H Arfan Usman Mpd.

SIAK, datariau.com - Pemkab Siak komitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat Siak, dalam menunjang hal itu, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi berkeinginan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) nantinya semua pelayanan Siak akan satu pintu dan terintegrasi.

"Kami ingin membagun Mall Pelayanan Publik di Siak ini, artinya semua pelayanan yang ada di Siak semuanya terintegrasi dalam satu kantor. Mau buat SIM, Paspor, atau pelayanan dari Kementerian Agama pun semuanya dalam satu kantor," kata Alfedri pada Rabu (23/9/2020) lalu.

Bupati Siak itu telah meminta kepada dinas terkait agar berkordinasi menyiapkan kerjasama dengan berbagai pihak, sebagai dasar dalam membuat Mall Pelayanan Publik (MPP). "Dengan adanya MPP ini, pelayanan pun akan semakin mudah, cepat, nyaman dan pasti," ucapnya.

Keinginan ini, disampaikannya saat memimpin rapat bersama Sekretaris Daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Camat se-Kabupaten Siak dilaksanakan di ruang rapat Raja Indra Pahlawan kantor Bupati Siak.

Sementara isu lainya, yang dibahas dalam rapat tersebut adalah bagaimana mewujudkan keinginan masyarakat dalam membuat e-KTP ataupun KK cukup di kecamatan saja. "Jadi, nanti staf UPTD Kependudukan yang mengurus pelayanan e-KTP dan KK di masing masing kecamatan dibantu oleh staf kecamatan," kata Alfedri.

Oleh karena itu, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi meminta kepada Dinas Kependudukan agar mempersiapkan segala sesuatunya, seperti pengadaan alat rekam e-KTP dan mesin cetaknya yang dianggarkan pada tahun 2021 mendatang.

Selanjutnya dia meminta kepada seluruh peserta dalam rapat agar target target program kerja agar segera di kebut nantinya.

Dikatakanya seperti halnya mengevaluasi laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Lakip) yang semulanya B naik menjadi BB. Karena menurut dia, jika nilai Lakip tidak naik, maka kinerja Pemkab Siak dinilai belum efisien.

Hal ini disebabkan adanya beberapa kegiatan yang tidak terkait langsung dengan pencapaian visi dan misi daerah.

Dalam rangka menumbuhkan ekonomi dan menggerakkan ekonomi masyarakat, dia berharap dapat tumbuh seribu UMKM/tahun di Kabupaten Siak, melalui pengembangan usaha mikro kecil dan menengah ini harus diprioritaskan.

"Untuk mendorong pertumbuhan usaha usaha ini dapat menggunakan dana kampung melalui produk produk unggulannya," tandasnya.(Adv)

Penulis
: Hermansyah
Sumber
: datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com