Senin Depan Perbup Nomor 44 Tahun 2020 dan PSBM Akan Diberlakukan di Kampar

Riki
210 view
Foto: Kominfo Kampar

Suasana rapat.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Covid-19 yang telah melanda dunia beberapa bulan terakhir belum menunjukkan penurunan malah kelonjakan terjadi terhadap penyebaran covid-19 di Riau khususnya Kabupaten Kampar.

Kabupaten Kampar kini sudah ada Peraturan Bupati Nomor 44 tahun 2020 yang sedang disosialisasikan kepada masyarakat dengan memasang baliho di seluruh kantor, tempat yang strategis, media sosial maupun melalui radio. Perda ini pada Senin pekan depan sudah diterapkan.

"Kita juga akan melihat penyebaran covid-19 di berbagai kecamatan untuk diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) yang masuk kategori zona merah atau sesuai dengan indikator," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi pada rapat penanggulangan Covid-19 yang diadakan di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (16/9/2020).

Hadir pada kesempatan tersebut Satgas Covid-19, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar, mewakili Kapolres Kampar, mewakili Dandim Kampar serta Camat Bangkinang Kota Irianto.

"Saat ini per 16 September 2020 kabupaten Kampar terpapar Covid-19 sebanyak 502 naik 4 orang dari hari sebelumnya dari 498 orang. Sekaranglah kita berbuat dan serius, jika tetap dibiarkan maka kekhwatiran kondisi yang sulit, selain tempat perawatan, biaya maupun permasalahan lain yang mengiringi, kita tidak main-main dan jangan anggap remeh, maka kami menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk mendukung penghentian penyebaran maupun pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Kampar," terangnya.

Oleh sebab itu, lanjut Sekda, dengan penetapan PSBM ini kembali difungsikan posko dan tenda serta petugas layaknya PSBB, posko ini untuk membantu dan memantau dalam penegakan Perbup nomor 44 tahun 2020.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Ir Suhermi menyatakan bahwa sosialisasi secara masif, informasi berbentuk baliho, surat edaran kepada camat, kepala desa dan lurah di Kabupaten Kampar.

"Insyaallah pada hari Jum'at tim akan melakukan sosialisasi di beberapa lokasi di Bangkinang Kota yang terbagi lima tim Forkopimda yang dipimpin langsung oleh Bupati Kampar, kemudian tim dengan koordinator Sekda Kampar, tim koordinator Kasat Pol PP, tim IV wakil Ketua DPRD Kampar, Tim V Koordinator Danyon 132 BS yang diawali dengan apel Pasukan yang melibatkan unsur TNI dan Polri, Satpol-PP, Diskes, Kominfo, BPBD dan instansi terkait," kata Suhermi.

Mewakili Kapolres Kampar Kabag Ops Rahmat mengaku siap mendukung dalam kesuksesan kegiatan dan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi di beberapa lokasi khusunya di pasar yang ada di Bangkinang Kota, dukungan pelaksanaan apel pasukan, operasi yustisi, Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), dukungan juga terhadap keamanan dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Sementara itu mewakili Dandim Pasi Ops Kodim 0313/KPR Yuhardi menyatakan dukungan baik personil maupun terhadap satuan tugas, sasarannya adalah merubah pola pikir masyarakat bahwa virus ini jangan dianggap remeh, kenyataannya bahwa virus ini sangat berbahaya dan mematikan.

"Dimulai dari kita semua, juga kita libatkan seluruh komponen masyarakat mulai dari ulama, ninik mamak, ustadz maupun tokoh masyarakat," kata Yuhardi. (das/kmf)

Penulis: Mirdas Aditya

Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com